Minggu, 29 Oktober 2017

My Second FAMILY

Halo, saya disini akan bercerita tentang pengalaman saya saat SMK mengikuti organisasi Pleton Inti.
saat itu saya masuk pertama untuk mendaftar di SMKN 1 Bantul dan saat itu saya diberi selebaran oleh kakak cantik berpakaian putih abu-abu sambil berkata "gabung ya dek" sambil tersenyum. aku hanya ikut tersenyum sambil berlalu.
ketika saat pengumuman penerimaan siswa baru, akhirnya saya dapat diterima di SMK tersebut. Lalu pada saat Masa Orientasi Siswa terdapat acara yaitu promosi organisasi yang berada di SMK N 1 Bantul diantaranya OSIS, MPK, DA, Pleton Inti, PMR, PPUKS,PKS, Menari dll. saya sangat tertarik dengan promosi Pleton Inti yang menyuguhkan video saat lomba baris berbaris.
disitu setelah MOS selesai, organisasi Pleton Inti melakukan Pelatihan Baris-Berbaris untuk seleksi anggota baru,. PBB tersebut diikuti seluruh siswa baru, dan yang mendaftar dipisahkan.
dan saat itu karena saya mendaftar, maka saya digabung dengan teman-teman lain yang mendaftar pula . ada yang dari jurusan Teknik Komputer Jaringan, Rekayasa Perangkat Lunak, Multimedia, Pemasaran, Administrasi Perkantoran, Akuntansi, dan Perbankan Syariah.

saya sangat bangga ketika saya dan 4 teman saya lainnya dipilih untuk melengkapi pleton angkatan tahun lalu untuk mewakili sekolah lomba Pawai Kabupaten Bantul pada saat itu. dan otomatis sebelum pengumuman anggota Tonti ytang diterima, saya dipatikan sudah diterima terlebih dahulu.
hari H lomba sudah tiba. saya sangat gugup ketika saya belum terlalu atau bahkan belum bisa baris berbaris mengikuti lomba tersebut, saya hanya latihan selama 4 hari saja. dan  ternyata setelah seminggu setelah hari H pawai,saat pengumuman juara Tonti dari SMK saya mendapat juara 3. saya dan kakak-kakak angkatan tahun lalu sangat bersyukur.

namun perjalanan Pleton Inti saya baru mulai setelah lomba tersebut. saya benar-benar merasa bagaimana capek nya menjadi anak tonti.awalnya semua berjalan rumit karena tugas tak selesai tepat waktu karena klatihan setiap hari, tugas kelompok yang hanya titip nama sampai disindir teman-teman dikelas. tapi semakin lama saya berfikir, bahwa organisasi ini bukan untuk merusak sekolah saya., tapi mengajarkan bagaimana memanajemen waktu dan disiplin waktu dengan baik. maka semakin lama saya dapat membagi waktu dengan baik dan tidak ada pandangan buruk dari kelas.

sedang di Tonti sendiri, saya merasakan kekeluargaan yang sangat luar biasa. dimana walaupun dibentak bentak setiap hari, tapi untuk pertama kali dari jaman dulu pleton saya yang selalu mengadakan evaluasi setelah latihan, dan kumpul ditempat salah satu teman dengan diisi menonton video pleton di youtube. semua berjalan rutin sampai akhirnya kami lomba di Bantul. disitu kami sangat memaksimalkan apa yang telah diajarkan kakak Dewan Tonti kepada kami. dan saat lomba selesai kami langsung berpelukan dan menangis menyadari bahwa setelah hari itu tidak ada latihan lagi, panas panas lagi , evaluasi setelah latihan dll. kami selalu merindukan saat saat itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Studi Kasus Muslim Rohingya di Myanmar Mengantarkan Tim UIN Suka Juara III Nasional

Kompetisi-kompetisi keislaman di kancah nasional semakin inten diselenggarakan. Berbagai kemenangan yang kerap diraih mahasiswa UIN Sunan ...